AMIL ZAKAT DAN PANITIA ZAKAT, BAZNAS KALSEL BAHAS TUNTAS LEWAT WEBINAR

Menyongsong lebaran Idul Fitri 1443 H kerap bermunculan istilah panitia zakat. Lalu apa bedanya dengan amil zakat? Permasalahan ini dibahas tuntas pada webinar BAZNAS Kalsel dengan tema “Amil Zakat dan Panitia Zakat”, Kamis (14/04).

Webinar menarik ini dihadiri oleh Ka.Kanwil Kemenag Kalsel, Ketua DMI Kalsel dan MUI Kalsel sebagai pemateri. Panitia mengundang seluruh pengurus BAZNAS kabupaten/kota se Kalimantan Selatan, UPZ BAZNAS Kabupaten/Kota, UPZ BAZNAS Kalsel, Pengurus Dewan Masjid Indonesia se Kalimantan Selatan, pengurus masjid, musalla, Kantor Kementerian Agama, KUA, penyuluh agama se Kalimantan Selatan dan masyarakat umum.

Saddam Nurhidayat, panitia pelaksana mengatakan bahwa kegiatan ini mengedukasi masyarakat agar tidak bingung dengan istilah yang sering muncul pada saat menjelang lebaran.“Kami berharap masyarakat menjadi paham dari perbedaan istilah amil dengan panitia zakat dan mengetahui fungsi dan tugas amil zakat. Tentunya sebagai transparansi antara pengelola zakat dengan masyakarat kita” harapnya.

Menurut H. Asfiani Norhasani, Lc. menjelaskan panitia zakat merupakan sekelompok orang dengan sukarela menghimpun dan menyalurkan zakat fitrah kaum muslimin agar zakat fitrah terdistribusi keseluruh warga yang kurang mampu disekitar tempat kegiatan (masjid/mushalla).

Ia juga menjelaskan amil zakat merupakan salah satu 8 asnaf yang menerima zakat dan wajib seorang muzaki menunaikan ke BAZNAS sebagai Lembaga Amil Zakat yang ditugaskan berdasarkan Undang-Undang. Sehingga ketika muzaki menunaikan zakat kepada amil zakat maka zakat yang ditunaikan sah dan jatuh kewajibannya.

Leave a Reply