Ayatullah dan Fitrie Wijaya Senang Bisa Pulang dan Dapat Vaksin

KALSEL.BAZNAS.GO.ID, BANJARMASIN – Ibnu Sabil atas nama Pak Ayatullah sekeluarga dan Pak Fitri Wijaya diantarkan BAZNAS Kalsel untuk bervaksin di Puskesmas Pekauman. Rabu (18/08).

Ibnu Sabil adalah orang yang kehabisan bekal dalam perjalanan yang termasuk kedalam delapan golongan yang berhak menerima zakat. Hari ini, BAZNAS Kalsel bantu mengantarkan empat orang Ibnu Sabil untuk bervaksin sebagai syarat perjalanan antar provinsi. Agar mereka bisa kembali ke kampung halamannya masing-masing.

“Kalau nanti saya balik, saya ingin berkebun disana bu, mulai lagi dari awal,” ujar Ayatullah kepada Tim LAB Kalsel.

Ayatullah mengaku sudah kehabisan uang karena kondisi pandemi yang terjadi, membuatnya harus membawa istri dan satu anaknya tidur dari rumah warga ke satu rumah warga lainnya. Ia pun datang ke BAZNAS Kalsel untuk mendapatkan bantuan agar dia bisa pulang ke kampung halamannya di Bandung Barat. 

Berbeda dengan Ayatullah, Fitrie Wijaya, perantauan asal Yogyakarta yang terlantar di Banjarmasin karena PHK di tempat kerjanya di Balikpapan. 

“Saya ke Banjarmasin karena dapat kabar, kalau di sini bisa pergi ke Yogyakarta tanpa vaksin. Ternyata, setelah disini ternyata baru pengumuman PPKM. Akhirnya saya kehabisan uang selama dua minggu disini,” ujar Fitrie. 

Selama menunggu proses administrasi, Ibnu Sabil diinapkan di Rumah Singgah Baiman, Basirih. Rencananya Pak Ayatullah sekeluarga  akan dipulangkan ke kampung halamannya di Kabupaten Bandung Barat dan Pak Fitrie Wijaya dipulangkan ke Yogyakarta dengan bantuan dana zakat yang disalurkan BAZNAS Kalsel.

Dengan adanya bantuan ini, orang-orang yang kehabisan bekal di perjalanan bisa pulang ke kampung halamannya dan bisa mendapatkan pekerjaan di tempat mereka masing-masing.

Leave a Reply