Bantu Paket Logistik Untuk Korban Kebakaran di Dekat Tugu 9 November

KALSEL.BAZNAS.GO.ID, BANJARMASIN – BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kalimantan Selatan memberikan bantuan paket logistik untuk kebakaran yang terjadi di Jl. 9 November RT.  10, Kelurahan Banua Anyar, Banjarmasin Timur. Senin (13/09).

Kebakaran yang terjadi pada dini hari sekitar pukul 05.00 WITA, dimana banyak warga yang baru bangun dan bersiap untuk sholat subuh berjamaah. Tiba-tiba ada warga yang berteriak ada kebakaran yang terjadi di salah satu rumah warga. Si jago merah pun habis menghanguskan 3 Buah Rumah dan 7 Kepala Keluarga menjadi korban dalam musibah ini.

BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kalimantan Selatan langsung turun ke lokasi kebakaran untuk memberikan bantuan. Tim BTB Kalsel menyalurkan paket logistik dan diserahkan langsung kepada warga yang terkena musibah.

Tidak hanya memberikan bantuan, Tim BTB Kalsel juga ikut berbincang dengan warga setempat yang menjadi korban kebakaran serta menghibur para korban guna mengurangi rasa sedih mereka yang baru saja terkena musibah. Muhidin, salah satu warga setempat yang menjadi saksi mata mengatakan, api berasal dari rumah kontrakan yang saat itu tidak berpenghuni. 

“Iya, api berasal dari rumah kontrakan itu, pada saat itu rumahnya memang lagi kosong ditinggal penghuninya. Pada saat ingin sholat subuh, secara tiba-tiba rumah itu sudah terbakar dengan api yang sudah membesar,” ujarnya.

Untuk kebakaran belum dipastikan dari konsleting listrik atau bukan, karena dari pihak berwajib belum melakukan olah TKP. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian ditaksir sekitar ratusan juta. Heriadi salah satu korban pada musibah ini mengatakan kalau saat kejadian dia dan keluarganya sedang bersiap untuk menuju mushola dan tiba-tiba mendengar suara teriakan dari warga sekitar.

“Pada saat kejadian saya beserta keluarga sedang bersiap menuju mushola untuk sholat subuh, terdengar teriakan warga dari luar kalau ada kebakaran. Ternyata kebakaran tidak jauh dari rumah kami, Kami pun langsung bergegas keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Saya dan keluarga hanya bisa meratapi api membakar habis rumah yang kami diami selama ini, kami hanya bisa bersabar dan ikhlas menghadapi ujian ini,” ungkapnya.

Leave a Reply