BAZNAS Kalsel Adakan Koordinasi UPZ Untuk Pengelolaan Sesuai Regulasi

KALSEL.BAZNAS.GO.ID, BANJARMASIN – Tujuh perwakilan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dari perguruan tinggi dan rumah sakit yang ada dalam naungan BAZNAS Kalsel. Kamis (16/9), lakukan koordinasi untuk penyelarasan tata kelola agar sesuai dengan regulasi.

Tujuh perwakilan Unit Pengumpulan Zakat yang hadir. Yaitu, UPZ UIN Antasari, UPZ STIMI Banjarmasin, UPZ Uniska Banjarmasin, UPZ IAI Darussalam, RSKIA Annisa, RSJD Sambang Lihum dan RSUD Anshari Saleh. Rapat Koordinasi ini juga dihadiri oleh pimpinan BAZNAS Kalsel, Kepala Pelaksana BAZNAS Kalsel dan Kabag Pengumpulan BAZNAS Kalsel.

Rapat Koordinasi ini dilakukan agar nantinya tata kelola pada masing-masing Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sesuai dengan Peraturan BAZNAS RI Nomor 2 Tahun 2016 Tentang Pembentukan dan Tata Kerja Unit Pengumpul Zakat.

M. Syarbani Haira, Wakil Ketua I BAZNAS Kalsel dalam sambutannya mengatakan adanya pertemuan ini, semoga dapat lebih memaksimalkan potensi zakat yang ada di Kalimantan Selatan.

“Semoga dengan adanya pertemuan ini, UPZ yang ada di bawah naungan BAZNAS Kalsel bisa menjadi motor penggerak dalam memaksimalkan potensi zakat yang ada di Kalimantan Selatan, tentunya itu semua diawali dengan tata kelola yang baik dan sesuai regulasi,” ujarnya.

Titin, salah satu peserta Rapat Koordinasi dari perwakilan pengurus UPZ Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia (STIMI) Banjarmasin mengatakan bahwa dengan adanya koordinasi ini, Titin berharap semua pihak bisa meningkatkan pengumpulan zakat di UPZnya masing-masing. Sehingga, dana umat tersebut bisa didistribusikan dalam program beasiswa untuk mahasiswa yang kurang mampu secara ekonomi.

“Kami berharap dengan adanya kegiatan ini, pengumpulan bisa bertambah dan kuota untuk beasiswa BAZNAS Kalsel juga bisa ditambah, melihat kondisi saat ini, banyak sekali mahasiswa yang tidak mampu melanjutkan kuliahnya karena ekonomi keluarganya menurun,” pungkasnya.

Leave a Reply