BAZNAS KALSEL BERIKAN LAYANAN MAKANAN GRATIS UNTUK WARGA YANG TERDAMPAK PANDEMI

BAZNAS KALSEL BERIKAN LAYANAN MAKANAN GRATIS UNTUK WARGA YANG TERDAMPAK PANDEMI

Indonesia memasuki masa transisi dalam penanggulangan dan memutus rantai penyebaran Covid-19. Kita semua tahu efek dari pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia sangat besar terhadap penghasilan masyarakat Indonesia. Dalam hal ini tentu menjadi perhatian khusus Pemerintah dan lembaga pemerintah lainnya termasuk BAZNAS Kalsel. BAZNAS Kalsel terus berupaya membantu mereka agar bisa memenuhi kebutahan hidup sehari-hari.

BAZNAS Kalsel meluncurkan Program Pojok Pangan untuk membantu warga yang kesulitan dalam memenuhi kebuthan hidup sehari-hari. Melalui Program Pojok Pangan BAZNAS Kalsel berkomitmen membantu masyarakat yang terdampak pandemi dalam memenuhi kebutuhan hidup. Pojok Pangan merupakan program BAZNAS Kalsel memberikan layanan makanan gratis setiap hari untuk warga yang terdampak, tidak hanya itu program ini juga ini membantu pedagang kecil dalam meningkatkan perekonomian mereka.

Program ini merupakan inovasi dari BAZNAS Kalsel dalam meningkatkan ekonomi UMKM yang ada di Banjarmasin. Sebanyak 50 penerima manfaat ini menikmati layanan makanan gratis setiap harinya, tentu ini sangat membantu mereka dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari ditengah sulitnya mencari nafkah pada saat pandemi.

Abdullah salah satu penerima manfaat dalam program ini menyampaikan, sangat senang dengan adanya Program Pojok Pangan. Saya dan teman saya yang lainnya bisa menikmati makanan gratis setiap harinya, ini tentu sangat membantu saya yang pekerjaannya hanya sebagai tukang becak.

“Senang sekali bisa makan gratis, apa lagi penghasilan saya sebagai tukang becak tidak seberapa ditambah adanya Covid-19 semakin susah untuk mencari uang untuk makan. Dan juga warga kan saat ini banyak yang sudah menggunakan kendaraan pribadi semakin sedikit penghasilan saya sebagai tukang becak. Saya mengucapkan terimakasih banyak dengan adanya program ini sangat membantu saya dan teman-teman dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.” Ungkapnya.”

Kita tahu bahwa saat ini sangat jarang masyarakat menggunakan transportasi becak, tentu ini sangat sulit untuk mereka yang berprofesi sebagai tukang becak dalam mencari nafkah. Terlebih saat ini transportasi seperti kendaraan roda 2 semkain pesat perkembangannya ditambah adanya COvid-19 ini semakin membuat mereka kesulitan.

Noor Huda Fikri sekalu penanggung jawab program ini menjelaskan, dengan adanya program ini bisa mengurangi beban mereka. Terlebih effek Covid-19 ini sangat besar terhadap mereka yang hanya berprofesi sebagai tukang becak maupun profesi lainnya.

“Ya, program ini bertujuan untuk membantu mereka dalam memenuhi kebutuhan hidup. Mereka bisa makan disini dengan gratis kapan saja, BAZNAS Kalsel sendiri menargetkan sebanyak 50 penerima manfaat agar bisa makan disini secara gratis. Program ini diperuntukkan kepada mereka yang terdampak pandemi, dan juga melalui program ini bisa memberdayakan UMKM yang juga terdampak.” Katanya”.

Leave a Reply