Berdayakan Ekonomi Mikro, BAZNAS Kalsel Laksanakan Pelatihan Program Z-Mart

KALSEL.BAZNAS.GO.ID, BANJARMASIN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan pelatihan kepada penerima manfaat program Z-Mart bertempat di Hotel 88, Banjarmasin. Senin (25/10/2021).

Program Z-Mart adalah program yang diberikan kepada para pedagang yang mempunyai usaha ritel atau kelontong di rumahnya. Bantuan yang diberikan berupa bantuan modal dan bantuan renovasi ringan. Pelatihan yang dibuka langsung oleh Ketua BAZNAS Kalimantan Selatan dan dihadiri oleh seluruh pimpinan BAZNAS Kalsel ini diikuti oleh 40 penerima manfaat dari program Z-Mart binaan BAZNAS Kalsel, BAZNAS Kota Banjarmasin dan BAZNAS Kota Banjarbaru.

H Irhamsyah Safari dalam sambutannya mengatakan bahwa nantinya peserta pelatihan pada hari ini dapat menerima materi dengan baik, sehingga ilmu yang dibagikan oleh BAZNAS Kalsel pada hari ini dapat diimplementasikan di warung masing-masing.

“Semoga nantinya bapak/ibu para peserta pada hari ini dapat amanah dalam mengelola bantuan modal yang diberikan oleh BAZNAS, dan para peserta bisa menyimak materi yang diberikan pada hari ini, sehingga bapak/ibu dapat mengaplikasi ilmu yang diberikan oleh pemateri,” ujarnya.

Setelah acara pembukaan, pelatihan dimulai dengan materi “Pembukuan Sederhana” yang diisi oleh H Ahmad Rafi’ie, Wakil Ketua 3 BAZNAS Kalimantan Selatan. Dalam paparannya, Rafi’ie mengatakan bahwa pembukuan yang baik dan termanajemen adalah ciri usaha Bapak/Ibu bisa sukses dan bisa bertahan lama.

“Saya harapkan Bapak/Ibu yang belum punya buku utang, buku piutang, buku kas, dan buku barang persediaan, saya harapkan dapat membuatnya, karena dari pembukuan yang jelas dan rinci, kita dapat mengetahui laju perputaran modal kita dan mudah dalam memanajemen barang persediaan kita,” paparnya.

Peserta tidak hanya mendapatkan materi tentang “Pembukuan Sederhana”, mereka juga akan mendapatkan materi tentang, Strategi Pemasaran dan Manajemen Barang Dagang. Saptian Hadi, Staf Bidang Penyaluran dan Pemberdayaan BAZNAS Kalsel mengatakan bahwa setelah mendapat pelatihan ini, penerima manfaat akan mendapatkan pendampingan dari BAZNAS Kalsel dan setiap enam bulan sekali akan dilaksanakan monitoring kepada penerima manfaat program ini.

“Nantinya para penerima manfaat setelah mendapat bantuan modal dan bantuan renovasi ringan, para penerima manfaat juga akan mendapatkan pendampingan dari BAZNAS Kalsel, setiap enam bulan sekali juga akan dilaksanakan monitoring kepada usaha dagangan para penerima manfaat. Sehingga, zakat yang disalurkan ke BAZNAS dapat tumbuh dan berkembang mensejahterakan umat,” pungkas Hadi.

Leave a Reply