Hari Pertama Kurban Berdayakan Desa Salurkan Daging Untuk 550 KK

KALSEL.BAZNAS.GO.ID, BANJARMASIN – Hari pertama pelaksanaan Program Kurban Berdayakan Desa BAZNAS Kalsel salurkan daging untuk lima ratus lima puluh kepala keluarga yang ada di Kalimantan Selatan. Selasa (21/7).

Program Kurban Berdayakan Desa (KBD) yang dilaksanakan oleh BAZNAS Kalsel pada hari pertama berhasil menyalurkan daging kurban kepada 550 kepala keluarga yang ada di desa-desa terpencil maupun kepada masyarakat yang kurang mampu di Banjarmasin, Banjarbaru dan Tanah Bumbu.

Untuk di Banjarmasin, penyaluran daging kurban dilaksanakan di Pulau Bromo, total ada seratus lima puluh kepala keluarga yang mendapat daging kurban. Di Banjarbaru, penyaluran dilaksanakan di Kampung Sulam Pita Tangan (Kampung Sultan), Loktabat Selatan, total ada seratus lima puluh kepala keluarga yang mendapat daging kurban.

Untuk di Tanah Bumbu penyaluran daging kurban dilaksanakan di Desa Kersik Putih, Batulicin, total ada seratus lima puluh kepala keluarga yang mendapat daging kurban dan seratus kepala keluarga lainnya mendapat daging kurban dari PLN dan Bank CIMB Niaga Syariah sebagai mitra BAZNAS Kalsel yang ikut berpartisipasi dalam Program Kurban Berdayakan Desa BAZNAS Kalsel tahun ini.

Pimpinan BAZNAS Kalsel juga turut serta ikut turun ke lapangan untuk melakukan supervisi Program KBD yang dilakukan oleh masing-masing BAZNAS Kabupaten/Kota.

“Alhamdulillah, dalam Program Kurban Berdayakan Desa tahun ini banyak mitra yang mempercayakan kurbannya kepada BAZNAS Kalsel, kami sangat berterima kasih kepada para mitra yang sudah ikut berpartisipasi dalam program ini,” ujar Drs. Irhamsyah Safari selaku Ketua BAZNAS Kalsel.

Terpantau ada beberapa mitra BAZNAS Kalsel yang ikut berpartisipasi dan mempercayakan kurbannya kepada BAZNAS Kalsel tahun ini. Salah satunya, PLN Kalselteng sebanyak enam sapi dan CIMB Niaga Syariah satu sapi.

“Beberapa mitra ada yang mempercayakan penuh kurbannya dari penyembelihan sampai penyaluran kepada BAZNAS Kalsel dan ada yang mempercayakan penyalurannya saja,” tambah Irhamsyah.

Dengan adanya program ini, semoga penerima manfaat yang ada di desa dapat menikmati daging kurban yang mungkin jarang mereka makan. Apalagi di masa pandemi seperti ini.

Leave a Reply