Rusmiati Bersyukur Dibantu Program Bantuan PHK BAZNAS Kalsel

KALSEL.BAZNAS.GO.ID, BANJARMASIN – Rusmiati, salah satu guru di Taman Kanak-kanak (TK) di Banjarmasin yang disuruh berhenti dari pekerjaannya setelah menjalani pengobatan untuk penyakit yang ia derita. BAZNAS Kalsel pun memberikan bantuan tunai kepada Rusmiati agar bisa mencari pekerjaan lagi. Jumat (29/10/2021)

Program Bantuan Tunai PHK adalah salah satu sub program dari program Bakti Banua yang bertujuan untuk membantu meringankan masyarakat yang diberhentikan kerja oleh perusahaannya. Bantuan ini nantinya dapat membantu para penerima manfaat untuk mencari kerja atau membuka usaha sendiri.

Rusmiati, salah satu penerima manfaat dari program ini menjelaskan bahwa ia diminta mengundurkan diri dari tempat ia bekerja karena selama tiga minggu ia melakukan pengobatan untuk penyakit yang ia derita.

“Jadi, kemarin itu saya sempat tidak bisa berjalan, saya pun selama tiga minggu tidak bisa mengajar di TK karena harus melakukan perawatan kaki saya ini. Namun, dari pihak sekolah menyuruh saya untuk mengundurkan diri. Padahal, saya melakukan pengobatan ini agar saya bisa bekerja lagi,” ujarnya kepada Tim BAZNAS Kalsel.

Raziki, salah satu Tim Layanan Aktif BAZNAS Kalsel mengatakan bahwa bantuan tunai untuk masyarakat yang mengalami pemutusan hubungan kerja ini merupakan gagasan BAZNAS Kalsel dalam merespon keresahan masyarakat.

“Kami melihat banyak sekali masyarakat yang meresahkan tentang sulitnya mencari pekerjaan di masa pandemi seperti ini, banyak yang diberhentikan dari pekerjaannya. Sehingga, membuat masyarakat semakin kebingungan dalam mencari makan untuk keluarganya,” ungkapnya.

Bantuan tunai PHK ini, nantinya dapat dimanfaatkan oleh para mustahik untuk mencari pekerjaan atau membuka usaha untuk menghidupi keluarganya. “Kami harap bantuan ini tidak digunakan untuk hal-hal yang konsumtif. Namun, digunakan untuk membuka usaha atau digunakan untuk mencari pekerjaan yang baru,” tambah Raziki.

Leave a Reply